Translate

Senin, 01 Oktober 2012

INDONESIA JUARA UMUM SEKF

JAKARTA, Kompas.com - Indonesia menjadi juara umum pada Kejuaraan Karate Asia Tenggara (SEKF) 2012, setelah mengumpulkan total  9 medali emas, 8 perak, dan 12 perunggu.
  
Siaran pers PB Forki yang diterima di Jakarta, Minggu, menyebutkan pada kejuaraan di Bangkok, Thailand, sejak Jumat (28/9) itu, Indonesia pada hari terakhir, Minggu, menambah dua medali emas dari nomor kata perseorangan junior putri  dan junior kata beregu putri.
   
Emas nomor kata putri diraih Mastura Nawar Kautsar yang mengalahkan karateka Vietnam Pham Thu Ha dengan skor 3-1 di partai puncak. Sedangkan nomor kata beregu kadet junior campuran, Indonesia menyabet medali emas setelah menundukkan tim kata beregu kadet junior tuan rumah dengan skor 2-1.
  
Sementara posisi kedua diisi Malaysia yang menorehkan sembilan emas, empat perak, dan tiga perunggu. Sedangkan tuan rumah Thailand berada di posisi ketiga dengan lima medali emas, tujuh perak, dan 11 perunggu.
  
"Saya tidak boleh melakukan kesalahan sekecil apa pun. Sebab, lawan bisa tampil lebih bagus. Alhamdulillah, saya rileks tanpa tekanan, sehingga mampu mempersembahkan medali emas," kata Nawar.
  
Tim kata beregu putri Indonesia meraih medali emas setelah mengalahkan tim karateka tuan rumah.sementara tim kata beregu campuran Indonesia yang diperkuat Nawar, Vina Aprilia, dan I Made  Sari  tampil solid.
  
"Kami menjaga kebersamaan agar tidak ada gerakan yang tidak sinkron, dan semua berjalan lancar sesuai harapan kami," tutur Nawar.
  
Ketua Umum PB FORKI Hendardji Soepandji mengaku belum puas dengan hasil yang dicapai tim karate Indonesia meski target lima medali emas yang dicanangkan sudah terlampaui. "Akan ada evaluasi untuk tim agar persiapan menjelang SEA Games 2013 Myanmar benar-benar matang," ujar Hendardji.

Dia menambahkan penampilan karateka yang berhasil meraih emas seperti Stanley Soegianto (kata  perseorangan putra), Nawar (kata perseorangan putri), dan Vina Aprilia sangat luar biasa. Mereka akan dimatangkan sebagai bagian dari proses regenerasi. Sedangkan karateka senior, peformanya di luar harapan.
  
"Yang jadi harapan kami sebetulnya karateka senior. Tapi, di ajang ini mereka masih belum tampil maksimal. Karateka senior akan dimatangkan di Piala Kasad dan Kejuaraan Dunia di Paris, Prancis, November mendatang," katanya.

Sumber : KOMPAS.COM

0 komentar:

Posting Komentar